Seminar STEM CELLS, Harris Hotel 13 Juli 2019

pablo-17.png
23/Sep/2019

Baby Spa atau solusi per Aqua baby adalah bentuk perawatan tubuh yang menggunakan air sebagai media utamanya dan relatif aman untuk digunakan bayi yang beusia 3 sampai 6 bulan. Inilah manfaat baby spa yang perlu anda ketahui :

1. Menambah nafsu makan

Bayi akan merasakan pencernaannya sehat dan lancar buang air besar. Kondisi ini mengakibatkan nafsu makannya meningkat.

2. Melancarkan peredaran darah bayi

Gerakan gerakan alami yang tanpa tekanan ketika berada didalam air membuatnya terhindar dari stress, selalu ceria dan membuat anak bebas melakukan atraksi uniknya. Hal ini dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan kesehatan jantungnya.

3. Meningkatkan kualitas daya tanggap bayi

Bayi akan menerima respon positif terhadap benda yang dilihat dan disentuhnya dan dapat melakukan kreatifitsnya terhadap benda sesuai keinginannya. Motoriknya akan terlihat lebih cepat berkembang, kondisi ini dapat membuat bayi makin cerdas, dapat menjadi mandiri, ceria dan tidak mudah menangis.

4. Meningkatkan kualitas tidur bayi

Baby spa dapat menstimulasi jaringan otot menjadi lebih lentur, kuat dan sehat  sehingga bayi terhindar dari kejang otot,nyeri pada daerah persendiannya dan segala bentuk pegal pegal. Kondisi ini dapat membuat bayi cepat tertidur pulas dan tidak mudah rewel, sehingga pola tidur bayi yang diharuskan bisa tercapai.

5. Meningkatkan ikatan batin dan komunikasi

Baby spa dapat membuat ikatan batin antara anak dan ibu semakin kuat dan memperlancar komunikasi secara bertahap. Bayi akan memahami kondisi ibu yang sebenarnya ketika melakukan interaksi berkomunikasi dengan gerakan yang lucu. Anak akan menangkap gerakan tersebut sebagai ungkapan rasa sayang yang tulus dari sang ibu ibu. Hal ini seperti manfaat memberikan ASI bagi ibu yang mampu menguatkan ikatan batin pada anak.

 

Sumber :
hamil.co.id


26219739_226222511253445_7237897366221407274_n.jpg
23/Sep/2019

5 Kasus yang dapat di tanggani oleh Fisioterapi :
1. Nyeri Pinggang (LBP)
Adalah keluhan atau rasa pegel sampai nyeri pada tulang belakang daerah pinggang yang sering menyebabkan gangguan fungsi seseorang dalam melalukan aktifitas sehari-hari.
2. Osteoarthitis (OA) / Pengapuran Sendi
Adalah kondisi yang digambarkan oleh kerusakan tulang rawan sendi. Kerusakan tulang rawan menyebabkan tulang bergesekan satu sama lain.
3. Trigger Finger
Suatubkondisi dimana sesudah jari jika dibengkokkan tiba-tiba tidak dapat diluruskan kembali, karena adanya penebalan didalam selubung tendon pada tempat yang sama.
4. Rematik
Penyakit yang menyerang persendian dan struktur disekitarnya.
5. Vertigo
Kondisi dimana seseroang merasa pusing disertai berputar / lingkurang terasa berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak.


26111984_223483451527351_6475761669081891446_n.jpg
23/Sep/2019

Selamat siang sahabat sehat, hari ini dr . Yudhistya kembali berbagi informasi seputar obgyn. Topik kali ini adalah tentang ” Apa itu Trisomy?” , diantara sabahat sudahkah ada yang tau ? Ini dia penjelasan dari dr. Yudhustya, Sp.Og
.
.
APA ITU TRISOMY 13?

Kromosom seharusnya berjumlah 46 bund. Terdiri dari 23 pasang. Dari nomor 1-23.

Masing-masing kromosom seharusnya sepasang. Pada trisomy, kromosomnya 3 buah.

Trisomy 13 artinya kromosom 13 ada 3 buah, bukannya 2 buah.

Selain Trisomy 13 ada juga Trisomy 18, 21. Tapi malam ini khusus Trisomy 13.

Kelainan karena Trisomy 13 ini menyebabkan kelainan bayi yang parah, sehingga jarang bayi bisa hidup lama setelah lahir.

Apakah bisa dideteksi lewat USG?
Kadang bisa dideteksi, jika dilakukan fetal anomaly scanning di USG 13 dan 20 minggu. Memang tidak selalu terlihat ya. Terdapat kelainan di otak, bibir, usus keluar, kelainan jantung dll.

Tetapi perlu dilakukan pemeriksaan lab (amniosintesis, chordosintesis, sampling chorion) untuk memastikan. Tidak cukup dengan USG saja. USG hanya untuk mencari kecurigaan. 40% bisa dideteksi tapi 60% USG nya tampak normal.

Apakah bisa disembuhkan?
Karena kelainannya genetik sampai saat ini belum bisa disembuhkan

Apakah bisa dicegah?
Tidak. Dapat terjadi pada siapa saja. Tapi biasanya pada ibu usia tua, atau infeksi.


kidney-stone.jpg
23/Sep/2019

Mens, atau datang bulan merupakan kondisi hormonal yang dialami oleh wanita. kondisi ini lazim dialami setiap bulan, namun ada beberapa wanita yang mengalami ketidak teraturan dalam mens nya, Nah..berikut adalah tips mencari tau kenapa mens bisa tidak teratur dari dr. yudhistya ,Sp.Og

Mens tidak teratur ini luas sekali.

– Ada yang mensnya jarang datang, 2 bulan sekali
– Ada juga yang mensnya sering datang, 2 minggu sekali
– Ada yang mensnya banyak, sampai lemes
– Ada yang mensnya sakit. Nyeri sekali.

5 Langkah dokter menangani mens yang ga bener?

Pertama akan dicek hormon Hcg memastikan bukan hamil.

Kedua akan dilakukan USG, abdominal maupun transvaginal untuk tau adakah mioma, kista, adenomiosis, penebalan dinding rahim ada atau tidak.

Ketiga akan dilakukan pemeriksaan dalam (VT) untuk mengetahui ada polip serviks atau masalah lainnya diserviks (kanker serviks) atau tidak

Keempat bisa jadi akan disarankan Papsmear kedepannya

Kelima dicari faktor lain: apakah pemakai KB, apakah stres, apakah ada kenaikan atau turun berat badan, apakah ada riwayat pendarahan sejak kecil.

 


ESWL.png
23/Sep/2019

Adanya batu ginjal disaluran kemih memang tak bisa dianggap remeh, karna jika dibiarkan akan membesar dan menurunkan fungsi ginjal. Saat ini telah hadir technology baru penghancur batu gincal tanpa operasi yaitu Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) , dengan menggunakan gelombang kejut ESWL dapat menghancurkan batu ginjal tanpa operasi. Bahkan pasien tidak perlu dirawat dirumah sakit, jadi bisa langsung pulang. Dan kini RS Triharsi sudah dapat melayani pasien batu ginjal dengan technology ESWL.


THT-2.png
23/Sep/2019

Telinga adalah bagian tubuh yang sensitif apa lagi untuk telinga bayi yang baru berumur 2-6 bulan kita harus sangat berhati-hati dalam membersihka telinga bayi. membersihkan telinga bayi bermanfaat untuk mencegah benumpuknya kotoran dan membuang sel-sel mati yang menumpuk pada telinga.

dilansir dari http://www.tipscaraalami.com berikut 7 tips mudah dan aman cara memberisihkan telinga bayi :

  1. Bersihkan pada saat memandikan bayi|
    kotoran telinga akan cair ketika terkena air, jadi sangat tepat membersihkan telinga saat mandi.
  2. Seka dengan kain hangat
    saat memandikan bayi, sekalah telinga bayi menggunakan kain hangat, jika melakukan ini dengan rutin maka akan menjaga telinga tetap bersih dan akumulasi sel mati dan juga kotoran.
  3. Jangan menggunakan cutton bud
    karna ketika menggunakan cutton bud akan merusak gendang telinga dan akan mempengaruhi pendengaran.
  4. Tetes telinga
    jika kotoran tetap sulit dibersihkan , coba gunakan tetes telingga. namun terelebih dahulu konsultasikan pada ahlinya.
  5. Tidak disarakan menggobati sendiri jika mengalami masalah telinga
    sangat tidak disarankan mengobati telinga sendiri dirumah , karena ini bisa membuat luka semakin parah bahkan infeksi.
  6. Jangan bersihkan saat telinga kering
    karena jika membersihkan telinga bayi saat kering dapat membuat iritasi maupun luka.
  7. Waspada dan berhati-hati
    karna bayi pasti bergerak-gerak pada saat membersihkan telinga. jadi berhati-hatilah agar tidak terjadi luka.

THT-1.png
23/Sep/2019

Pernahkah Anda merasakan telinga seperti berdenging? Sebagian masyarakat sering mengaitkannya dengan pertanda tertentu. Padahal sebenarnya telinga berdenging merupakan salah satu kondisi medis yang disebut sebagai tinnitus.

Tinnitus terjadi jika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga, dan terdengar seperti  berdengung, siulan atau suara bising mesin. Denging bisa segera hilang dengan sendirinya atau bertahan lama. 1 dari 100 orang yang mengalami tinnitus bahkan merasakan denging ini benar-benar mengganggu konsentrasi, menyebabkan masalah tidur sampai depresi.

Tinnitus akan makin jelas terasa ketika Anda berada di tempat hening, atau ketika akan tidur. Selain itu, penderitanya dapat lebih sensitif terhadap volume suara yang sebenarnya normal bagi banyak orang. Kondisi tersebut dinamakan hyperacusis.

Jika suara tersebut hanya bisa didengar oleh Anda, berarti Anda mengalami tinnitussubjektif. Kondisi ini bisa dipicu oleh masalah pada telinga luar, tengah, atau dalam. Selain itu, masalah pada saraf pendengaran atau bagian otak yang menerjemahkan sinyal suara juga bisa memicu tinnitus subjektif.

Sedangkan, jika suara-suara tersebut dapat didengar oleh dokter ketika pemeriksaan, berarti Anda mengalami tinnitus objektif. Jenis yang lebih langka ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga dalam atau kontraksi otot.

Penyebab tinnitus dapat dibagi dua, penyebab ringan dan penyebab serius. Berikut ini adalah penjelasannya.

Penyebab ringan, artinya bukan disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Mendengar suara yang sangat keras. Pada beberapa kasus, tinnitus dapat menjadi permanen jika penderita mendengar suara keras untuk waktu lama.
  • Efek samping penggunaan obat seperti aspirin, antibiotik, dan kina.
  • Kekurangan zat besi.
  • Infeksi telinga. Jika infeksi diobati, maka tinnitus dapat hilang.
  • Banyak kotoran telinga, menyebabkan kehilangan pendengaran atau iritasi gendang telinga.
  • Cemas atau stres.
  • Penurunan daya pendengaran seiring penuaan, biasanya dimulai dari usia 60 tahun.
  • Postur tubuh, misalnya ketika Anda bangkit dari posisi tidur atau duduk, atau menggerakkan kepala. Gerakkan tersebut mengakibatkan perubahan tekanan pada saraf, otot, atau pembuluh darah di sekitar telinga yang memicu tinnitus.

Penyebab serius, atau disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Adanya tumor di kepala atau leher, sehingga menyebabkan pembuluh darah di kepala atau leher tertekan.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah telinga akibat penumpukan kolesterol. Seiring penuaan dan tingginya kolesterol, pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga bagian tengah dan dalam kehilangan elastisitas. Sehingga, aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga.
  • Penyakit Meniere yang diakibatkan tekanan pada koklea, yaitu suatu struktur di telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan pusing atau vertigo, kehilangan pendengaran, dan tinnitus.
  • Tumor neuroma akustik, yaitu tumor jinak yang terjadi pada saraf kranialyang berjalan dari otak ke telinga bagian dalam.

Tindakan Apa yang Diperlukan?

Anda bisa konsultasikan kondisi telinga berdenging kepada dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan). Dokter akan melakukan pemeriksaan menggunakan otoskop untuk memeriksa telinga. Selain itu, dapat dilakukan tes pendengaran (audiometri) untuk melihat kemungkinan adanya gangguan pendengaran. Alat yang digunakan antara lain otoacoustic emissions (microphone yang dimasukkan ke dalam telinga) untuk pemeriksaan pada anak, dan pure tone audiometry (menggunakan headphone) untuk pemeriksaan pada orang dewasa. Pada tes lanjutan dapat pula digunakan scanpada otak.

Langkah berikut juga dapat dilakukan untuk mengurangi denging pada telinga.

  • Relaksasi. Cemas dan stres akan memperparah tinnitus. Berpikirlah positif dan lakukan relaksasi untuk mengurangi stres.
  • Konsumsi obat antidepresan. Jika stres yang diakibatkan tinnitus tidak mudah dihilangkan dengan relaksasi, Anda dapat mengonsumsi obat antidepresan sesuai anjuran dokter.
  • Hindari ruang hening karena Anda akan makin jelas mendengar dengingan. Sebaiknya dengarkan suara-suara yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk Anda dengan volume yang rendah. Ini akan membantu untuk mengalihkan pendengaran Anda. Lakukan pula ketika akan tidur.
  • Gunakan alat bantu dengar. Setelah berkonsultasi dengan dokter, Anda mungkin dapat menggunakan alat bantu dengar. Dengan menggunakannya, suara normal akan terdengar lebih jelas dan mengalahkan suara dengingan. Alat ini ditujukan untuk mereka yang memiliki gangguan pendengaran seperti tinnitus, atau bahkan tuli.

Jika Anda mengalami telinga berdenging, periksakan ke dokter THT agar penyebabnya bisa diketahui, diobati dan tidak menjadi makin parah.

Sumber : http://www.alodokter.com/


artikel-THT.png
23/Sep/2019

 

Telinga adalah anggota tubuh yang perawatannya sering terlupakan, padahal setidaknya telinga bagian luar relatif mudah dibersihkan. Jika salah metode, pembersihan telinga bagian dalam justru akan mengakibatkan kotoran makin terdorong ke dalam telinga.

Kotoran telinga bagian dalam umumnya berupa gumpalan lunak. Gumpalan ini adalah produksi alami dari kelenjar minyak di dalam telinga yang justru sebenarnya berfungsi melindungi telinga. Gumpalan ini berperan memerangkap debu dan menjaga agar air tidak masuk ke telinga. Kotoran telinga sebenarnya tidak akan menyebabkan gangguan jika berada pada kadar yang tepat.

Jika terlalu banyak, kotoran telinga dapat menyumbat telinga hingga menyebabkan sakit hingga kehilangan pendengaran. Lalu bagaimana cara membersihkan kelebihan kotoran telinga ini?

Hindari Menggunakan Cotton Bud

Memasukkan cotton bud, lidi yang dilapisi kapas, klip kertas, ataupun jepit rambut sebagai cara membersihkan telinga dalam justru berisiko merusak saluran atau gendang telinga. Selain itu, alih-alih berhasil dikeluarkan, kotoran telinga dapat berisiko makin mengendap di saluran telinga.

Apa saja cara yang dapat dilakukan? Anda mungkin bisa mencoba cara berikut:

  • Gunakan obat tetes telinga yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Obat ini dapat melunakkan gumpalan sehingga mudah dikeluarkan. Bisa juga menggunakan minyak bayi (baby oil), gliserin, atau hidrogen peroksida.
  • Dua sampai tiga hari kemudian, miringkan kepala dan teteskan air hangat ke dalam saluran telinga yang bermasalah, kemudian miringkan kepala ke sisi lain untuk mengeluarkan kotoran telinga. Keringkan air dari saluran telinga, lap dengan handuk lembut.

Anda mungkin perlu mengulang proses ini beberapa kali hingga seluruh kotoran telinga keluar. Meski demikian, jangan gunakan cara ini jika Anda:

  • Merasakan nyeri pada telinga.
  • Munculnya cairan dari telinga yang bukan terlihat seperti kotoran telinga.
  • Pernah menjalani operasi telinga.
  • Menduga mengalami gangguan gendang telinga.

Di sisi lain, metode ini pun juga berisiko membuat kotoran telinga yang melunak menjadi masuk lebih dalam ke saluran telinga. Oleh karenanya, jika kotoran telinga tidak berkurang, segera periksakan telinga Anda ke dokter. Biasanya dokter dapat mengeluarkan kotoran telinga dengan alat kecil yang disebut kuret atau memakai alat sedot (suction). Langkah lain, dokter mungkin akan merekomendasikan irigasi telinga, yaitu pengaliran air bertekanan untuk menghilangkan kotoran telinga.

Jika penumpukan kotoran telinga terus berulang, dokter bisa merekomendasikan cara membersihkan telinga menggunakan obat-obatan, seperti peroksida karbamida yang pemakaiannya harus sesuai aturan karena dapat menyebabkan iritasi kulit gendang dan saluran telinga.

Sebagian orang mencoba menempuh cara-cara lain, seperti menggunakan ear candleatau lilin telinga untuk mengeluarkan kotoran telinga. Cara ini tidak dianjurkan karena tidak terbukti efektif dan justru berisiko menyebabkan cedera, seperti terbakar dan tersumbatnya saluran telinga.

Hal terpenting adalah penumpukan kotoran telinga segera dapat ditangani dengan baik. Jika tidak, maka berisiko terjadi komplikasi, seperti nyeri telinga, vertigo, infeksi saluran telinga luar, infeksi telinga tengah, serta terbentuknya lubang pada gendang telinga. Selain itu, segera periksakan diri ke dokter, terutama jika Anda mengalami nyeri pada telinga, kehilangan fungsi pendengaran, pusing, gatal-gatal parah pada telinga, atau keluar bau tidak sedap dari telinga.

disunting dari :

http://www.alodokter.com


keracunan-.jpg
23/Sep/2019

Keracunan makanan merupakan gangguan yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi oleh bakteri, virus, parasit, atau toksin. Organisme atau toksin yang menginfeksi atau mengkontaminasi makanan dapat terjadi pada setiap proses pengolahan makanan. Kontaminasi makanan juga dapat terjadi di rumah ketika makanan salah ditangani atau dimasak. Gejala keracunan makanan dapat terjadi saat sedang mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi. Umumnya keracunan makanan dimulai dari kategori ringan hingga berat. Pada kategori ringan, keracunan makanan dapat sembuh tanpa pengobatan. Namun, pada beberapa kasus yang berat membutuhkan terapi pengobatan di rumah sakit.

Bagaimana tanda dan gejala keracunan makanan?
Gejala keracunan makanan bervariasi tergantung pada penyebabnya. Umumnya keracunan makanan menyebabkan satu atau lebih tanda dan gejala, seperti:

Mual
Muntah
Diare berair hingga berdarah
Nyeri perut dan kram
Demam
Tanda dan gejala umumnya mulai dirasakan beberapa jam setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi atau mungkin reaksi keracunan dapat terjadi setelah berhari-hari. Lama terjadinya tanda dan gejala keracunan dapat terjadi selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Apakah penyebab terjadinya keracunan makanan?
Kontaminasi makanan dapat terjadi mulai dari tahap awal seperti ketika buah masih mulai tumbuh, dipetik, pengolahan, penyimpanan, pengiriman, atau persiapan ketika akan dikonsumsi. Kontaminasi silang umumnya yang sering terjadi terutama ketika menyiapkan makanan mentah seperti salad. Makanan yang tidak dimasak atau yang tidak dimasak dengan tepat dapat menyebabkan keracunan makanan karena organisme berbahaya tidak mati sebelum dikonsumsi.
Penyebab terjadinya keracunan makanan atau organisme yang mengkontaminasi makanan adalah :

Bakteri
Bakteri merupakan penyebab paling umum terjaidnya keracunan makanan. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan adalah E.coli, Listeria, dan Salmonella.
Parasit
Keracunan makanan yang disebabkan oleh parasit menimbulkan tanda dan gejala yang berbeda dengan kontaminasi bakteri. Toksoplasma adalah parasit yang paling sering terjadi pada keracunan makanan. Toksoplasma umumnya ditemukan pada kotoran kucing. Parasit dapat hidup pada sistem pencernaan tanpa menunjukkan tanda dan gejala. Namun, orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah dan wanita hamil dapat beresiko mengalami efek samping yang serius jika parasit hidup pada usus.
Virus
Keracunan makanan juga dapat disebabkan oleh virus. Salah satu kontaminasi virus pada makanan yang serius adalah virus hepatitis A.
Apakah yang dapat meningkatkan resiko terjadinya keracunan makanan?
Resiko keracunan makanan dapat terjadi tergantung pada organisme yang terdapat pada makanan, jumlah organisme pada makanan, usia, dan kondisi kesehatan seseorang. Berikut beberapa kelompok orang yang memiliki resiko keracunan makanan lebih tinggi:

Orang lanjut usia (lansia)
Seiring dengan bertambahnya usia maka sistem kekebalan tubuh tidak merespon dengan cepat dan efektif untuk membunuh organisme yang masuk kedalam tubuh.
Wanita yang sedang hamil
Selama kehamilan, perubahan metabolisme dan sirkulasi tubuh dapat meningkatkan resiko keracunan makanan. Reaksi yang terjadi dapat lebih parah selama kehamilan.
Bayi dan balita
Sistem kekebalan tubuh pada bayi dan balita belum dapat berkembang sepenuhnya.
Orang dengan penyakit kronis
Terjadi penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh pada orang yang memiliki kondisi penyakit kronis seperti diabetes, gangguan hati atau AIDS, atau sedang melakukan kemoterapi.
Bagaimana penanganan keracunan makanan?
Pengobatan untuk keracunan makanan umumnya tergantung pada sumber penyakit dan tingkat keparahan gejala. Pada umumnya, tanda dan gejala keracunan makanan dapat sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa hari, namun juga pada beberapa kasus keracunan dapat terjadi lebih lama. Penanganan keracunan makanan yang dapat dilakukan adalah:

Terapi untuk penggantian cairan yang hilang
Cairan dan elektrolit seperti natrium, kalium, dan kalsium yang menjaga keseimbangan cairan tubuh dapat hilang saat terjadinya diare atau muntah. Pada kondisi yang diare dan muntah yang parah perlu dilakukan perawatan dirumah sakit untuk mendapatkan asupan cairan dan elektrolit melalui pembuluh darah untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi. Pada kondisi diare yang dapat dilakukan perawatan dirumah maka dapat mengkonsumsi cairan oralit untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi.
Terapi antibiotik
Berkonsultasilah pada dokter untuk mendapatkan terapi antibiotik jika keracunan makanan yang terjadi disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada makanan. Antibiotik tidak dapat membantu mengatasi keracunan makanan yang disebabkan oleh virus.
Terapi untuk membantu menghentikan diare atau muntah
Berkonsultasilah dengan dokter atau apoteker untuk pemilihan obat yang mengatasi diare dan muntah.